LEBIH DEKAT BERSAMA SANG LINDU AJI GURU BESAR


 SELAMAT DATANG
Kami Ucapkan Salam Silaturahmi dan Hormat Persaudaraan Untuk Anda
Kami Para Jajaran Pengurus Inti Yayasan Padepokan Lindu Aji Indonesia, mendapat amanat khusus untuk membuat/memposting ini dengan maksud tujuan agar masyarakat dapat mengenal Bapak Lindu Aji lebih dekat, mengingat keberadaan beliau masih menjadi kontroversi dan ketika banyak orang dalam negeri maupun luar negeri mencarinya yang sering ditemukan justru perusahaan maupun hanya organisasi yang bernama Lindu Aji.


SANG PUTRA BANGSA....
Di Negara Indonesia ada seorang laki-laki anak bangsa yang memiliki sejarah hidup penuh liku penderitaan sejak ia dilahirkan, ia anak dari keluarga kurang mampu dan tidak berpendidikan yang tinggi, karena itu pula sejak usia tujuh tahun sudah mencari nafkah maupun hidup dalam kesendirian, menyusuri jalan negeri ini menahan panasnya terik matahari maupun dinginya air hujan ia tempuh demi mempertahankan hidupnya. Bahkan sering dalam kesendirian menatap aliran sungai ditemani sampah-sampah berserakan sembari merenungi nasib dan tidur dibawah jembatan serta makan nasi basi sisa orang lain adalah hari-hari ketika Sang Putra Bangsa tidak mendapatkan rejeki, toh begitu semangat pantang menyerahnya selalu berkibar seiring detak jantungnya.

Sang Putra Bangsa itu adalah Bapak Lindu Aji dimasa lalunya, seorang pria muda yang sangat sederhana dengan segudang prestasi Nasional hingga Internasional serta telah berjasa atas pendirian banyak Perguruan Spiritual, Organisasi Sosial, Lembaga Pendidikan, Klinik Pengobatan, Yayasan maupun  Perusahaan di Indonesia. 
Telah lahir pula ratusan Pemimpin, Pendekar, Guru Spiritual di Indonesia khususnya dan Dunia pada umumnya yang tidak terlepas dari peran serta maupun pendidikan Bapak Lindu Aji.
 
Banyak orang menyangka nama Lindu Aji bukan nama asli tapi kami menegaskan dan memastikan nama Lindu Aji adalah nama Asli Pemimpin kami (Bpk. Lindu Aji), Bpk. Lindu Aji Lahir di pedesaan Trirenggo, Kabupaten Bantul, Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Negara Indonesia dan sekarang bertempat tinggal di Surakarta / Solo.
Sebenarnya Umur beliau masih sangat muda walau banyak orang menganggap sudah tua, begitu pula anak-anak asuhnya selalu memanggil dengan kalimat Bapak walau sang anak asuhnya berumur jauh lebih tua dari Bapak Lindu Aji. Mungkin karena itulah Bapak Lindu Aji sering membuka dan menutup wejangannya dengan kalimat :

….WAHAI SAUDARAKU….
JADILAH ENGKAU PEMUDA YANG MAMPU BERFIKIR DEWASA
DAN JADILAH ORANG DEWASA YANG MAMPU MEMAHAMI YANG MUDA.